Pages - Menu

Thursday, 18 September 2014

Hamba




Kulihat malam tanpa bintang
Sejak seringnya sang hujan datang
Tapi malam tetaplah malam walau tak berbintang
Selamanya takan menjadi siang yang terang

Kulihat samar dikejauhan mata
Seorang hamba yang sedang marana
Bertemankan lilin-lilin yang menyala
Ia adukan segala suka duka kepada yang Kuasa

Terdengar suara do’anya yang merintih
Seolah sakit menahan perih
Ataukah memang ia sedih
Menyesali jalan hidup yang ia pilih

No comments:

Post a Comment