Pages - Menu

Tuesday, 9 September 2014

Puisi Realigi "Merindu"



Ya Rabb
Kiranya kau utus Jibril kepadaku
Dan mengepakkan sayapnya tepat didadaku
Hingga dadaku merekah
Diambillah hatiku yang tlah kotor dan berkarat
Lalu diletakan pada bejana emas dari surga
Kemudian dibasuh dengan air dari telaga kautsarMu
Tentu sucilah hati ini.

Ya Rahiim
Tentu kau telah menyiapkan yang terbaik
Walau untuk hambamu yang kotor seperti diriku
Namun kapan ku mendapatkannya?
Dekat dengan Mu pun enggan
Ku hanya bisa membagi cintaku pada ciptaanmu
Bahkan hanya sedikit ruang cinta yang kusisihkan untukmu

Ya Rahiim
Aku merindukan cumbu mesra denganMu
Menangis dihadapan Mu
Mengadu dan berkisah tentang diriku
Namun kenapa hati slalu enggan bersua denganMu
Hingga air mata pun seolah kering karena kemarau panjang
Atau memang hati ini tengah kemarau hingga kering kerontang
Menanti air sejuk nan suci membasahi

No comments:

Post a Comment