Pages - Menu

Tuesday, 18 November 2014

Yang Sudah Ku Inginkan

al-faqir



Aku melihatnya merindu
Dibawah dia dibawah
Yang sinar kucinta terpatung
Dia menunduk hanya guratan
Selamanya sesal saja terlukis
Cukup diraut hatiku wajah
Hanya mata air untuknya airmata
Kau kering yang sudah ku inginkan
 

Mereka Yang Di Atas

al-faqir



Lambaian tangan
Mereka diatas beserta angkuh
Bodoh kami mereka anggap
Tanpa lembar kertas pahlawan kami tak dapat

Aiiih.....
Mereka rapatkan pintu dan kunci
Angkat tangan seolah hadir polisi
Bebas mereka rasa pasti
Perih kami rasa tak sanggup berdiri

Jalang...
Ingat kalian hanya pelayan
Bukan tuan kami jadikan
Jika menyimpang tolong luruskan
Jangan lari kalian jadikan jalan
 

Thursday, 13 November 2014

Ketukan Palu

al-faqir




Aku terduduk menggenggam palu
Berkubah atap lampu neon
Barisan kursi bak prajurit
Menatap tajam sang pesakitan

Wajah lusuh lesu terduduk
Memintal-mintal ujung tepi baju
Gugup bercampur takut
Lukisan wajah penuh guratan

Ku sertakan hati dalam ketukan palu
Menganggap benar memang seharusnya
Manusia hanya berusaha
Hakim sejati tuhan semata

Terdengar basah suaranya serak
Luapan syukur tertetes air mata
Ia bebas pada akhirnya
Tak lagi terikat sanksi hukum abu-abu